Tuesday, June 26, 2012

Trend Kemeja Pria 2012

Salam penjahit Indonesia,
Bicara tentang trend busana, tidak pernah adah titik-nya, yang ada cuman komaaa.... aja. Hehehe......itu benar lho!. Kalau kita mau memahami dan melihat lebih dalam trend busana, sepanjang tahun pasti akan ada saja yang menjadi trend model busana terbaru. Entah itu dari para artis, maupun perancang busana di negeri kita.
Bahkan, tren kemeja pria, tahun ini pun cukup banyak bervariasi. Mulai dari kemeja batik, kemeja street, sampai yang semi jas, atau safari. Ini adalah kesempatan emas bagi para penjahit sekalian. Gunakan event trend kemeja ini untuk dijadikan sebagai bahan praktek bagi kita yang mulai belajar menjahit. Dan bagi para penjahit yang sudah ahli dan berpengalaman, ini hal ini bisa menjadi lahan emas di depan mata yang siap diraih dengan sangat mudah. 
Ngomong-ngomong, hari ini saya sempatkan jalan-jalan di kota Denpasar, Bali. Mumpung lagi nyantee saat liburan, saya coba melihat model kemeja pria di salah satu Mall di Denpasar. Ada satu model kemeja pria yang menjadi perhatian saya, yaitu kemeja Batik lengan pendek, dengan motif Batik Solo, namun divariasi dengan motif simbol klub sepak bola dunia. Ini mungkin menjadi trend baru di negara kita, dan rupanya juga sudah banyak yang jualan batik ini secara online juga.
Bagi para pengrajin konveksi, tentunya ini adalah kesempatan yang luar biasa menguntungkan, karena saya juga baru tahu tadi waktu jalan-jalan. 

Nah, itu tadi sekedar selingan untuk waktu belajar kita. Agar kita tidak terlalu jenuh. Saya yakin, siapapun yang memiliki keinginan yang kuat untuk belajar membuat busana, tidak akan melewatkan kesempatan untuk mencari tahu trend busana apa saja yang lagi ramai di negeri kita. Kan bisa jadi bahan acuan untuk praktek menjahit juga, iya khan?

Insya Allah, dalam waktu dekat artikel untuk praktek menjahit kemeja pria akan saya tambah. Setelah semua bahan artikel sudah ada, segera akan kita lanjutkan pembelajaran kita untuk praktek menjahit kemeja pria.

Wednesday, June 13, 2012

Busana Kemeja Pria | Cara Menggambar Pola lengan

Sesuai dengan janji saya pada artikel sebelumnya, maka setelah selesai menggambar pola depan dan pola belakang kemeja, kita lanjutkan dengan menggambar pola lengan dan kerah kemeja. Artikel ini sengaja saya pisahkan dengan artikel sebelumnya, hal ini untuk memudahkan kita dalam belajar dan memahami cara menggambar pola busana dengan baik.

Pola lengan kemeja pada busana pria ada dua macam, yaitu pola lengan pendek dan lengan panjang. Dalam bahasan kali ini yang akan saya bahas adalah cara menggambar pola lengan pendek pada busana kemeja pria. Sedangkan untuk pola lengan panjang akan kita bahas pada kesempatan yang lain. Nah, untuk kali ini kemeja lengan pendek akan menjadi bahan praktek kita selanjutnya. Sebagai persiapan bahan dan alat menggambar pola lengan pendek adalah sama dengan artikel sebelumnya, jadi yang kita perlu lakukan tinggal menggambar polanya saja. Di bawah ini adalah contoh ukuran dan urutan cara menggambar yang saya ambil untuk pola lengan pendek pada kemeja.

Pola Lengan Pendek.
  1. A - B = panjang lengan = 26 cm.
  2. A - C = B - D = (A - E atau B - F pada kemeja) - 1,5 cm = 23,5 cm.
  3. C - 1 = 1/3 A - C + 2 cm.
  4. B - 2 = 1/2 lingkar ujung lengan.
  5. Hubungka titik A dengan titik 1.
  6. A - 1  dibagi 3 sama panjang.
  7. Y - 1  dibagi 3 sama panjang.
  8. x - x1 ke arah luar 1,75 cm.
Silahkan gambar pola lengan sesuai petunjuk di atas, dan nanti akan kita lanjutkan dengan menggambar pola kerah pada artikel selanjutnya. Selamat belajar.

Tuesday, June 12, 2012

Busana Kemeja Pria | Menggambar Pola Busana

Pada posting sebelumnya telah kita bahas cara mengambil ukuran badan pria dewasa, dan saya harapkan penjahit sekalian sudah mempraktekkannya. Dalam menjahit busana, untuk menghasilkan busana yang sesuai dengan keinginan maka setiap proses harus dilakukan dengan seksama dan berurutan. Metode apapun yang kita gunakan dalam menjahit busana, bukanlah suatu masalah namun hanya perbedaan cara saja. Yang terpenting, adalah hasil akhir yang kita peroleh sesuai dengan harapan dan keinginan. Dalam pekerjaan menjahit metode apapun boleh digunakan, yang penting kita bisa menghasilkan busana yang sempurna sesuai keinginan kita.

Setelah kita bisa melakukan pengukuran untuk busana kemeja pria, selanjutnya mari kita pelajari cara menggambar pola busana dari hasil pengukuran yang telah kita lakukan. Untuk menggambar pola busana yang baik, diperlukan kesabaran dan pemahaman yang mendalam. Jika menemukan kesulitan dalam menggambar pola busana, silahkan penjahit sekalian meninggalkan komentar di blog ini, saya janji aka saya bantu sebisa mungkin. Toh, adanya blog ini memang bertujuan untuk berbagi ilmu, dan saling mengajarkan, jadi jangan khawatir, saya yakin pasti akan ada banyak orang yang mau membantu.

Sebelum mulai menggambar pola busana, harus kita persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan untuk menggambar. Berikut di bawah ini adalah alat dan bahan yang biasa saya gunakan untuk menggambar pola busana :

  1. Pensil dua warna, biasanya berwarna biru dan merah. Pensil ini bisa kita beli di toko peralatan menjahit maupun di toko alat-alat tulis.
  2. Kertas karton atau manila warna putih, namun jika kita ingin berhemat bisa kita gunakan kertas koran bekas.
  3. Spidol atau ballpoint.
  4. Penggaris lurus, saya biasa menggunakan penggaris dengan panjang 60 cm.
  5. Gunting, untuk menggunting pola busana yang sudah jadi.
  6. Lem kertas / isolasi, untuk menyambung kertas pola busana, jika kurang besar / panjang.
Jika semua alat dan bahan sudah kita siapkan, maka saatnya bagi kita mulai menggambar pola busana kemeja pria yang akan kita jahit nantinya. Berikut di bawah ini akan saya jelaskan cara menggambar pola kemeja pria. Untuk pedoman ukuran yang saya pakai adalah kemeja dengan ukuran “M”.
Ukuran :
1.    Panjang kemeja                   : 67 cm.
2.    Lingkar badan                      : 86 cm.
3.    Lebar pundak                       : 44 cm.
4.    Lebar bahu                           : 15 cm.
5.    Panjang lengan                    : 26 cm.
6.    Lingkar ujung lengan           : 36 cm.
7.    Lingkar leher                        : 42 cm.


 A.   POLA DASAR.
Semua pola busana digambar dari pola dasar. Pola dasar sendiri adalah gambar pola dari ukuran asli badan si pemakai busana. Dari pola dasar ini, nantinya akan kita kembangkan menjadi pola depan dan pola belakang busana yang akan kita jahit. Di bawah ini adalah urutan cara menggambar pola dasar busana kemeja pria.
1.    A-C              : Panjang kemeja = 67 cm.
2.    A-B = C-D  : ¼ Lingkar badan + kelonggaran + 1,5 cm (untuk tempat kancing).
: 86/4 + (+ 5 cm) + 1,5 cm = 28 cm.
3.    A-E = B-F = ½ pundak + kelonggaran (+ 3 cm)
                                 =  44/2 + 3 = 25 cm.
4.    A-A1 = B-B1 = turun bahu = + 4 cm.
5.    E-G = F-H = ½ E-C naik 3 cm.
6.    A-I : ke kanan 1,5 cm untuk garis kancing.

B.   Pola muka.
Dari pola dasar di atas, kita lanjutkan menggambar pola depan kemeja sesuai dengan urutan di bawah ini.
  1. -       A-1 = A-2 = 1/6 lingkar leher + 1,5 cm = 8,5 cm.
  2. -       Hubungkan titik 2 dengan garis kancing lurus titik 1 (titik x di tengah-tengahnya).
  3. -       Gambar titik x1 dari titik x dengan jarak 1 ¼ cm.
  4. -       2-3 = lebar bahu = 15 cm, gambar melewati garis A1-B1.
  5. -       3-4 tegak lurus dengan E-F.
  6. -       Titik S di tengah-tengah 3-4 lalu turun 1 cm.
  7. -       S-S1 ke arah kiri kurang lebih 1 ¾ cm.
  8. -       E-E1 naik kurang lebih 4,5 cm untuk garis saku.
  9. -       Catatan : bagian kiri saku agak dinaikkan sedikit kurang lebih 2 mm bertujuan untuk menghasilkan kesan lurus pada saku.
C.  Pola Belakang.
Jika pola depan kemeja sudah selesai, maka selanjutnya kita gambar pola belakang kemeja sesuai urutan di bawah ini.
  1. -       I-K  naik kurang lebih 5 cm.
  2. -       Gambar titik L di tengah-tengah I – K.
  3. -       K-5 = 1/6 lingkar leher = 42/6 = 7 cm.
  4. -       5 – 6 sejajar dengan 2 – 3 = lebar bahu = 15 cm.
Supaya lebih jelas, di bawah ini saya beri contoh gambar pola busana sesuai dengan ukuran pola busana di atas.

 
Nah, itu tadi cara menggambar pola depan dan pola belakang pada busana kemeja pria, pada artikel selanjutnya kita akan coba bahas cara menggambar pola lengan dan pola kerah pada kemeja. Semoga bermanfaat.

Sunday, June 3, 2012

Busana Kemeja Pria | Metode Pengukuran

salam saudaraku sekalian,

Pada artikel kali ini akan membahas tentang metode pengukuran busana kemeja pria. Dulu, waktu masih kursus menjahit, kemeja pria adalah materi praktek busana yang pertama kali saya dapatkan. Untuk busana ini termasuk paling mudah dalam pengerjaannya, dibandingkan dengan blous atau kemeja untuk wanita. Hal ini dikarenakan metode pengukuran pada badan pria lebih simpel daripada pengukuran untuk badan wanita. Bagi penjahit sekalian yang masih belajar cara menjahit, bisa mulai praktek dengan materi ini. Untuk bahan kain kemeja silahkan dipilih sesuai selera masing-masing, dan tidak perlu membeli bahan kain yang terlalu mahal harganya, karena toh ini masih dalam tahap belajar.

Pengukuran badan nantinya akan digunakan untuk pedoman menggambar pola kemeja yang akan kita jahit. Dengan melakukan praktek pengukuran kita bisa lebih mengerti dan memahami bagaimana busana yang baik dibuat. Metode pengukuran yang saya sampaikan ini, hanyalah berdasarkan pengalaman saya selama ini. Jika pembaca sekalian memiliki metode lain dalam pengukuran akan lebih baik lagi. Saya kira untuk metode pengukuran pada prinsipnya sama, jadi tinggal bagaimana kreatifitas membimbing kita.


I.    Persiapan.

•    Siapkan alat ukur yang akan digunakan, dalam hal ini pita ukur standard dengan panjang 150 cm.
•    Cari subjek / orang yang akan kita ukur badannya, bisa teman, saudara, tetangga, atau orang lain.
•    Putuskan terlebih dahulu model kemeja yang akan kita buat. Apakah itu kemeja lengan pendek, atau kemeja lengan panjang. Hal ini bisa kita lakukan dengan mencari referensi baik lewat media cetak dan elektronik, atau model kemeja yang trend yang pernah kita lihat di toko-toko di tempat kita.
•    Untuk pedoman ukuran bisa kita gunakan tabel di bawah ini.

Poin Pengukuran S M L XL
Panjang kemeja 62 67 75 80
A - B 25 27 30 33
Pundak 42 44 48 50
Bahu 13 15 17 19
Lengan 24 26 27 28
Lingkar Ujung Lengan 32 36 40 42
Leher 40 42 45 48
Lingkar Badan 80 86 90 94

Catatan:
-     ukuran di atas berdasarkan pada standard ukuran badan pria dewasa.
-    Ukuran lengan adalah untuk kemeja lengan pendek.
-    Ukuran dalam cm.
-    Tips : untuk ukuran yang lebih akurat, saya sarankan kita lakukan pengukuran sendiri pada badan orang yang akan kita buatkan kemeja, ini bertujuan agar kita lebih handal dalam melakukan pengukuran dan bisa menentukan hasil akhir dari busana yang akan kita jahit.



II.    Cara Pengukuran Kemeja Pria.

Berikut adalah item dan urutan, serta langkah - langkah pengukuran kemeja pria. 

1.    Panjang kemeja : di ukur pada pangkal leher samping ke bawah sampai dengan panjang yang dikehendaki.
2.    Lingkar badan : diukur melingkar pada badan yang terbesar melewati bawah ketiak.
3.    Lebar pundak : diukur dari batas bahu belakang kiri sampai dengan bahu belakang kanan dengan turun dari pangkal leher belakang kurang lebih 8 cm.
4.    Lebar bahu : diukur dari batas leher samping sampai dengan batas bahu.
5.    Panjang lengan (untuk kemeja lengan pendek) : diukur dari batas bahu sampai dengan panjang yang dikehendaki (kurang lebih 4-5 cm di atas siku).
6.    Panjang lengan (untuk kemeja lengan panjang) : diukur dari batas bahu sampai dengan panjang yang dikehendaki.
7.    Lingkar ujung lengan : -diukur melingkar pada batas ujung lengan kemeja, untuk lengan pendek.
-    Diukur melingkar pada batas ujung lengan kemeja + 2 cm.
8.    Lingkar leher : diukur melingkar pada leher dengan turun pada lekuk leher depan + 6 cm.

Untuk lebih memudahkan kita, bisa kita lihat gambar pengukuran badan pria di bawah ini.


Nah, demikian metode pengukuran busana kemeja pria. Semoga bermanfaat, dan jika ada pertanyaan seputar artikel pengukuran busana kemeja pria, silakan tinggalkan komentar di bawah.