Tuesday, December 24, 2013

Membuat Pola Dasar (Busana wanita dewasa)

                        Untuk bisa membuat busana wanita yang sempurna, harus diawali dengan pengukuran serta pembuatan pola dasar yang baik. Semua pola busana dibuat dari pola dasar dulu, baru dirubah menjadi bentuk busana yang sesuai dengan keinginan. Tentu saja hal ini diawali dengan pengukuran badan yang akurat juga, karena akan sangat menentukan hasil dari pola dasar yang akan dibuat. Sebelum membuat pola dasar, terlebih dahulu kita siapkan alat dan bahan yang akan digunakan. Untuk pengukuran badan, seperti biasa kita gunakan pita ukur standard (150 cm), alat tulis seperti pensil, dan 2 spidol dengan warna yang berbeda, penggaris, dan kertas : bisa kertas koran, kertas coklat , ataupun kertas karton, untuk media menggambar pola. Kalau boleh saya sarankan, pakai saja kertas karton dengan tekstur tebal dan keras untuk menggambar pola dasar. Jadi, kalau nanti sudah jadi bisa kita simpan dan kita gunakan lagi sewaktu-waktu. Karena, kertas karton kan lebih kuat dan tentunya lebih awet, asal jangan sampai terkena air. Sebagai contoh, disini saya pakai ukuran badan wanita dewasa size medium, dengan rincian sebagai berikut :
      
  1. Lingkar badan        : 88 cm
  2. Lingkar pinggang   : 68 cm
  3. Panjang muka         : 33 cm
  4. Lebar muka             : 32 cm
  5. Panjang punggung  : 37 cm
  6. Lebar punggung     : 34 cm
  7. Lebar bahu              : 12 cm
  8. Tinggi dada             : 14 cm
Setelah semua ukuran sudah kita dapatkan, maka selanjutnya adalah menggambar pola dasarnya. Ada berbagai macam cara menggambar pola dasar, dan yang akan kita coba disini adalah menggambar pola dasar sesuai dengan pelajaran yang saya dapat waktu kursus dulu  :-). Di bawah ini adalah gambar pola dasar untuk wanita dewasa beserta keterangannya.



Keterangan gambar :


  1. Buat garis A_B yaitu 1/2 lingkar badan = 44 cm.
  2. A_C = 1/2 (A-B) + 2cm = 24 cm.
  3. A_A1 = 1/2 panjang muka = 16,5cm.
  4. A1_A2 = 1/10 (A-B) - 2 = 2,4 cm.
  5. A2_D = panjang muka = 33 cm.
  6. A2_A3=(A1 - A2)+4,5cm= 2,4 cm + 4,5 cm = 6,9 cm
  7. B_B1 = 1/2 punggung = 1/2 . 37 cm = 18,5 cm
  8. B1_B2 = naik 1,5 cm
  9. B1_E = panjang punggung = 37 cm
  10. Hubungkan titik A3 ke titik B2, dan titik D ke titik E
  11. A3_T = B2_T , dibagi dua sama panjang
  12. A3_A4 = B2_B3 = (A1 - A2)+ 4 = 2,4 cm + 4 cm = 6,4 cm
  13. T_T1 = 1/10 (A_B) + 2,5 cm = 1/10.(44) + 2,5 cm = 4,4 cm + 2,5 cm = 6,9 cm
  14. T1_T2 = 1/3 panjang punggung = 1/3 . 37 cm = 12,33 cm
  15. T2_T3 = 1/10 (A_B) - 1 = 1/10 (44) - 1 cm = 4,4 cm - 1 cm = 3,4 cm
  16. A4_S = B3_S1 = lebar bahu = 12 cm
  17. A2_Y = turun 5 cm
  18. Y_Y1 = 1/2 lebar muka = 1/2 . 32 = 16 cm
  19. B1_K = turun 8 cm
  20. K_K1 = 1/2 lebar punggung = 1/2 . 34 cm = 17 cm
  21. Hubungkan titik - titik yang sudah kita buat seperti pada gambar.
  22. D_X = (A_C)+1 = 25 cm
  23. X_X1 = turun 1/2 cm
  24. D_D1 = 1/10 lingkar pinggang +1 cm = 6,8 cm + 1 cm = 7,8 cm
  25. D1_D2 = lebar coupnat = 3 cm
  26. D_D3 = 1/4 lingkar pinggang +2 cm + 3 (lebar coupnat) = 1/4.68+2+3 cm = 22 cm
  27. D1_D4 = tinggi dada = 14 cm
  28. E_E1 = 1/10 lingkar pinggang = 1/10 . 68 cm = 6,8 cm
  29. E1_E2= lebar coupnat = 2 cm
  30. E_E3 = 1/4 lingkar pinggang - 2 cm + 2 cm (lebar coup) = 17 cm
  31. E1_E4 = tinggi dada = 14 cm
Itu tadi adalah keterangan dan urutan langkah - langkah membuat pola dasar busana wanita. Mungkin keterangan pada artikel ini tidak sama dengan metode yang dipakai oleh penjahit - penjahit yang lain. Namun, gambar ini sudah saya praktekkan sendiri dan hasilnya cukup baik bagi saya. Jika ada kekurangan dan kekeliruan, mohon koreksinya ya ! Semoga bermanfaat.